Senin, 26 Februari 2018

Didatangi Tamu Tak Diundang, Pentolan FPI Lapor Polisi



BeritaIndonesia.co - Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Jawa Tengah, Zaenal Abidin Petir mengalami kejadian tak mengenakkan di akhir pekannya. Pasalnya, dirinya yang sedang tertidur tiba-tiba terbangun akibat kedatangan tamu tak diundang yang kemudian ia laporkan ke kepolisian.

Zaenal menceritakan, semula tamu bernama Muhammad Ikhwanul Hisyam alias Wawan itu bertandang ke rumahnya di Jalan Pregiwati I, Kelurahan Bulu Lor, Semarang Utara, Sabtu (24/2) sekitar pukul 16.30 WIB sore. Bukannya mengucap permisi, tamu tersebut malah lantas marah-marah kepada istri dan anak-anak Zaenal.

"Saya dibangunkan sama istri dan bergegas memanggil para tetangga sekitar. Saya cuma khawatir dia (Wawan) punya niat lain. Apalagi sekarang ini ramai-ramainya kasusnya penyerangan terhadap tokoh agama," terangnya ketika dikonfirmasi, Minggu (25/2).

Pengakuan istri kepada Zaenal, pria bertubuh tambun tersebut marah-marah lantaran sang istri tidak mengenakan jilbab pada saat itu.

Namun, belum sempat menanyai asal-usulnya, pemuda tadi malah langsung mengampiri, kemudian mengajak salaman dan memeluk Zaenal. Ia mengaku kagum kepada pria yang juga menjabat sebagai Pengurus MUI wilayah Jawa Tengah tersebut.

"Dia ngomong kagum bahkan memanggil saya Syeh KH Muhammad Zainal Abidin Petir Waliyullah. Tapi kok ngelantur ngomongnya, memanggil saya sebagai Waliyullah segala. Karena penasaran, saya minta identitasnya," lanjut Zaenal.

Dari situ, Zaenal mendapati nama tamunya tadi dan diketahui pula bahwa yang bersangkutan pernah berkuliah di Lulusan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (Undip), Semarang. Asal Wawan sendiri yakni Serdang Asri 3 Blok J 01 No. 41, Citra Raya, RT 04, RW 07 Desa Ciakar, Panongan, Cikupa, Tangerang.

"Katanya dia sering lihat saya di internet. Dia sendiri sekarang sudah nggak kuliah dan bermusyafir," tambahnya.

Merasa belum tenang, Zaenal pun lantas melaporkan kejadian ini ke Polsek Semarang Utara pada Sabtu (24/2) malam.

Sementara itu, Kapolsek Semarang Utara Kompol Andis Arfan Tofani menyatakan tidak menahan Wawan karena yang bersangkutan telah terbukti tidak melakukan tindakan melanggar hukum.

"Tidak kita tahan, tapi kita sudah pulangkan ke rumahnya di Pemalang tadi. Karena kata Pak Zaenal, dia (Wawan) punya saudara di Pemalang," tutupnya.
Next article Next Post
Previous article Previous Post