Selasa, 19 Desember 2017

Puisi Fadli Zon untuk ‘Paman Donald Yang Mulia’, Ini Isinya


Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menulis sajak untuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait polemik Yerusalem.

Berikut puisi yang ditulis Fadli:


SAJAK PAMAN DONALD

Paman Donald yang mulia

Presiden negara besar adidaya

jangan kau usik Palestina

rakyat Palestina diselimuti derita

dibunuh disiksa di depan mata

anak-remaja kehilangan orang tua

orang tua kehilangan putra-putri mereka

rumah-rumah hancur dibuldozer rata

cuma tersisa puing batu 

dan sedikit airmata



Paman Donald yang jumawa

semua tahu kau berkuasa

musuhmu makin banyak tak terkira

kursimu digoyang skandal Rusia

pemakzulan bisa datang tiba-tiba

tapi jangan kau ganggu Palestina

jangan alihkan mata dunia

dengan tipu muslihat mudah terbaca

seraya menyembah penjajah durjana

memaksa darah tumpah dimana-mana



tidakkah kau lihat lautan demonstrasi 

di semua benua seantero bumi

mengutuk keputusanmu yang busuk

memacu gemuruh amuk

jalan damai tertusuk



dengarkan doa kaum tertindas

merajut solidaritas tanpa batas

bergema takbir perlawanan suci

di pelosok lapangan setiap negeri

memupuk keberanian sempurna

di atas dendam sejarah luka

kau sedang menabuh genderang prahara

merobohkanmu dari singgasana

celaka



Paman Donald Presiden Amerika

percayalah Palestina pasti merdeka

Yerusalem jadi ibukota



FADLI ZON

Jakarta, 17 Des 2017, 

usai #aksibelaPalestina

Diketahui, dalam Aksi Bela Palestina 17 Desember 2017 lalu, Fadli sempat hadir dan ikut berorasi. Dalam orasinya Fadli mengatakan bagaimana kejamnya Israel terhadap rakyat Palestina.

“Setiap kita mendengar kata Palestina pasti terbayang penderitaan bagaimana rakyat Palestina dihina, dibunuh, dibantai, sampai Palestina diduduki oleh Israel. Tiap kali kita dengar kata Palestina pasti kita terbayang perjuangan perlawanan terhadap Israel,” kata Fadli dalam orasinya di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (17/12).

“Karena itu kita harus menyuarakan sikap dan solidaritas maka yang dikatakan oleh Presiden Amerika harus kita lawan,” sambungnya.
Next article Next Post
Previous article Previous Post