Senin, 18 Desember 2017

Bom Bunuh Diri Tewaskan 8 Orang di Sebuah Gereja



BeritaIndonesia.co - Sebuah bom bunuh diri dan serangan bersenjata ke sebuah gereja terjadi di kota Quetta di Pakistan barat. Peristiwa itu menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai puluhan lainnya.
Serangan tersebut menargetkan ke Gereja Bethel Memorial Methodist. Sebagian jemaah tengah berkumpul untuk menghadiri kebaktian Minggu tengah hari.

Seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan bahan peledaknya di pintu gerbang gereja. Petugas kepolisian langsung bergegas menuju ke arah ledakan. Seorang penyerang kedua menembaki jemaah, sebelum dilumpuhkan oleh pasukan keamanan di tempat kejadian.

"Kami telah menyisir daerah sekitar gereja, dan sekarang kami membersihkan daerah perifer lebih jauh," kata Moazzam Jah Ansari, kepala polisi provinsi Balochistan seperti dilansir dari Aljazeera, Senin, 18 Desember 2017.

Saksi mata melaporkan adanya tembakan senjata berat di lingkungan tersebut saat polisi bekerja melakukan penyisiran.

"Orang-orang melarikan diri ke sudut-sudut (gereja). Saya tidak dapat mengerti apa yang terjadi, hal itu terjadi begitu tiba-tiba," kata salah satu saksi mata.

Waseem Ahmed, seorang pejabat di Rumah Sakit Sipil terdekat, mengatakan 33 orang terluka dalam serangan tersebut. Lebih dari 200 orang berkumpul di gereja tersebut saat serangan terjadi.

Kelompok bersenjata ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut dalam sebuah pernyataan online yang diterbitkan oleh media miliknya Amaq. Kelompok tersebut tidak memberikan bukti untuk klaimnya.
Next article Next Post
Previous article Previous Post